Jumat, 19 November 2010

Ayo Tebak

AYO TEBAK ..  ?

“Ibu.. jam berapa masuk ?” Tanyaku  pada ibu yang sedang sibuk.

“Sebentar yaa sayang, belum telat koo.. sabar yaa..” Jawab ibuku dengan lembut.

“Kapan buu ? sekarang jam berapa sih buu ?” Tanyaku Gemas .. :(

“Masih jam 07.00 . Mila masuknya jam 08.00. dekat ko sekolahnya.” Jawab Ibu menenangkan.

“Iya dehh buu..” Jawab ku lemas. :[

Aku pun mencari kaos kaki dan sepatu baru yang ayah belikan kemarin lusa.
‘kemana yaa’ bisik hatiku. Akupun berlari centil menuju kamar dengan mengangkat dikit rok seragamku. Bak Putri Cinderella yang berusaha menghindar dari pangeran, karna waktu sudah tak bisa mempertahankan pakaian indahnya itu. Tapi, yang membedakan aku dan Cinderella adalah dari cara kami berlari. Aku berlari dangan santai dan centil. Sedangkan Cinderella berlari dengan tergusuh-gusuh. :P
Dan sampailah aku di kamar. Akupun mulai mencari kotak coklat yang aku simpan di bawah kasurku. Aku mengintip. Tak ada yang kucari. Tak ada apapun. Aku kembali berlari centil menuju ruang makan. Akupun kembali mencari. Tak ada . Yang kutemukan hanyalah ayah ku yang sedang sarapan dengan menu favoritnya. Roti selai coklat dan minumnya kopi dengan sedikit gula. Ayah tak suka yang manis-manis. Kata ayah.. yang terlalu manis dan sering di konsumsi hanya membuat Ayah takut akan DIABETES. Hanyaaa.. ada dua jenis yang manis yang Ayah suka. Aku dan Ibuku. Ayah selalu mengatakn itu. :)

“Mil, cari apa ?” Tanya ayah yang sibuk melihat aksiku. Aku  menghiraukan pertanyaan Ayah. Aku tetap mencari. Dari sudut ke sudut. Tak adaa… kemanaaa ?? :0

“Mil, Ayah ada di ruangan ini.. halloo ?” Tanya Ayah sekali lagi.

Aku tetap mencari. Tetap acuh. Dan tetap mencari dengan rasa jengkel.

“Ayah tau dimana kotak coklat itu..” Ucap Ayah biasa :|.

Aku yang acuh langsung memusatkan semua pikiran dan pandangan pada Ayah. Ku hampiri Ayah.

“Ayah liaat ? Dimana-Dimana ?” Tanyaku tak sabar.

Ayah mengacuhkan ku. Dan mengambil Koran disamping rotinya itu. Lalu dibacanya.

“Ayaaahh.. Dimanaaaa ?” Tanyaku manja. :P

Tetep. Ayah tetap cuek padaku. Seakan Ayah tak mendengarku. Yayaya.. aku tahu maksud Ayah. :[

“Iyaa.. iyaa. Mila ga akan mengulangi lagi.. Mila merasa bersalah…” Ucapku bersalah. @_@

Ayah tetap asik dengan korannya.

“Ayaaahh.. ko gitu..? khan  Mila udah ngaku salah..” Tanyaku lagi. Yang ini terlihat lebih manja.

“Kalau punya salah dan mengakui kesalahan. Mila harus bilang apa ??” Tanya ayah dengan nada Cuek.

“Mila mintaa ma’af..” jawabku menunduk.

“Terus… apa lagi ..?” Tanya Ayah mnegujiku.

“Mila ga akan mengulangi lagi dehh cuekin Ayaaahh..”

“Bener nih ..?”

“Iya..”

“Masaaa.. ?”

“Bener Ayaaahh..”

“Percaya ga yaah.. ?” ;p

“Ayah gituuu.. tauu ahh ..” Jawabku ketus. ;[

Dan akhirnya aku yang kesal.

“Iyaa dehh .. Ayah kasih tau..” :D

“Dimanaa - Dimanaaa ?”  Jawabku yang benar-benar tak sabar.

“Di tempat kesukaan Ibu..” Jawab ayah singkat.

Aku berfikuir sejenak. Memutar balik otak ku. Ahaa !!! aku langsung menuju dapur. Ku lihat sekeliling dengan cermat. Tetap tak ada. Ibu pun menghampiri. :?

“Cari apa Mil.. ? ko belum pakai sepatu ? katanya ga mau telaat..?” Tanya ibu sambil memegang pundakku. Aku terdiam. Kesaal. Kesaaaaall sekali. ;/

“Ibu liat sepatu Mila gaa ?” Tanya ku ketus.
“Loh.. kan Mila simpan di bawah tempat tidur..?” Tanya Ibu heran. :?

“Tau tuuhh Ayaaahh.. Jail banget ke Milaa.. sepatu Mila di umpetin.” Jawabku mengadu.

Ibu memabawaku pada Ayah yang sudah siap pergi bekerja.

“Ayah.. mana sepatu Milaa..? nanti Mila telat.” Tanya Ibu lembut seperti biasa.

“Ayah simpan di tempat kesukaan Ibu.” Jawab Ayah polos.

“Tadi Mila cari ke dapur ko ga ada ?” Sambungku.

“Yakin di dapuuur ??” Tanya Ayah manja.

Aku terdiam. Berfikir. Aku pandang wajah ibu yang lelah dari tadi. Karna sibuk menyiapkan semua keperluan aku dan Ayah. Ahaaa..!! aku tahuu..! Dan aku yakin dengan tempat ini. Aku berlari kecIl menuju halaman rumah. Ku cari di sela-sela pot yang tertata dengan rapi. Ya, halaman ini penuh dengan tumbuhan. Ibu selalu kesini jika ia ingin melepas kelelahan. Tempat ini selalu ibu kunjungi. ;)

“Ini diaaa..!” Teriak kuu. ;0

Aku berlari kedalam rumah bersama kotak coklat. Aku menemukannya..! Teriak hatiku. Ayah hanya tersenyum dan mengusap kepalaku dan berkata ‘anak cerdas’. Aku senang dengan perlakuan itu. Itu salah satu hal yang aku suka dari Ayah. Ibukupun ikut tersenyum. Aku buka kotak itu. Ini diaaa ..! serontak hatiku merespon. Langsung ku ambil kaos kaki putih dengan corak Mickey dan Minnie Mouse. Aku suka Cartoon Disney.
Aku langsung saja memakai kaos kaki itu. Lalu aku ambil sepatu model balet yang berwarna merah. MERAH !!! aku suka. Sepatu merah dengan corak kupu-kupu. Sungguh nyaman. Aku ambil tas punggung ku yang berwarna pink yang bergambar  sama kaos kaki ku. Sebenarnya aku tak suka dengan warna pinknya. Tapi.. hanya warna itu yg bergambarkan Mickey dan Minnie Mouse. Huh.. biarlah.. :(
Ibu ku langsung memasang bondu merah dan coklat. Sungguh cantiknya aku kata ibu. Aku semangat sekali. Untuk mengawali hari pertamaku sekolah. Walaupun masih TK.
Ayah ibu pergi ke kantor. Ibuku siap mengantarku menuju sebuah sekolah baruku. Tak jauh dari rumahku. Eh.. lumayan jauh sih kata teman-teman.. :P

“Bu.. sekarang jam berapa..?” Tanyaku cemas lagi.

“Mau jam delapan .. lima belas menit lagi..” jawab Ibu santai sambil mengajakku berangkat.

‘Oh… tidaaaakk ..!’  kecewa ku. ;?

Ibu langsung mengeluarkan motor. Aku heran. Bukankah sekolahnya dekat.. :?

“Bu, kita naik motor ?”
“Iya.. Mil ..”

“Kenapa bu, kan sekolahnya dekat kata ibu.

“Kita telat Mil, kamu mau hari pertama sekolahmu telat ?”

Aku menurut saja. Dan hal ini lagi yang membuatku semakin menyukai Ibu. Ibu selain lemah lembut, bisa menjadi perkasa lohh..

I LOVE MOM .. :D


:D :D :D :D :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar