HARI PERTAMA ..
“Bismillah hirrohman nirrohim..” Ucap ku dan Ibu. Aku berpegangan pada badan Ibu. Ibu selalu menyuruhku berpegangan erat pada Ibu bilamana sedang di bonceng naik motor. Motorpun melaju dengan kecepatan standar. Angin di pagi hari yang berbeda dengan angin di pagi hari lainnya. Sungguh berbeda, ku biarkan angin mengusap wajahku. Kurasakan sinar di pagi hari yang berbeda ini. Sungguh menyenangkan. Apalagi aku berada di belakang Ibu. Semakin hangat persaan ini. :)
Akhirnya tiba juga. Lumayan jauh sih. Ibuku menurunkan tepat di depan TK “ANANDA”. Duh, perasaan ku berubah total. Rasa malu, takut, bingung dsb campur aduk. Aku menunggu ibu kembali dari parkiran. Ibu datang di sampingku. Aku langsung menyambar tangan Ibu. Ku pegang erat tangan Ibu. Seperti tak mau di tinggal. Begitu ANEH dan ASING. Kesan itu yang tampak muncul di benakku. Mana orang yang ku kenal ? tak ada. Ku lihat anak-anak yang lain pun sama sepertiku. Merasa Asing. Kucoba beradaptasi dengan tempat ini. Namun aku bingung harus memulai dari mana ? aku hanya berpegang tangan pada Ibu. Dan bersama Ibu aku berjalan menuju sebuah ruang. :?
Mungkin ini kelasku ? ku lihat kelas itu. Terdapat sebuah huruf. Huruf ‘A’. yaaahhhh.. benar huruf ‘A’. Aku pernah di ajari huruf, angka dan warna oleh Ibu. Dan aku paling hafal huruf ‘A’. karna huruf itu adalah huruf pertama. Tapi, aku masih belum lancer membaca. Tataupun menulis.
Aku tak tahu maksudku untuk bersekolah ? aku ingin sekolah hanya karna teman yang lain juga bersekolah. Yahh.. memang benar-benar alasan anak berumur lima tahun. :?
Terdengar suara ‘Kecrek-kecrek’ . Oh, itu tandanya bel masuk. Aku bingung. Aku tak tahu harus bagaimana ? aku bergerak hanya mengikuti intrupsi guru. Aku disuruh baris oleh guru di depan kelas bersama anak-anak yang lainnya. Sedangkan ibuku dari jauh bersama yang lainnya memandangi tingkah laku buah hatinya. Seperti biasa ibu hanya tersenyum. Dan aku dapat lagi pemandangan itu. Pemandangan hangat dari sosok ibuku. Ibuku yang kucintai. Ku amati baik-baik, hanya ibuku yang diam tersenyum. Sedangkan ibu yang lainnya sibuk menyuruh buah hatinya mengikuti apa yang ibu guru lakukan. Aku terdiam memperhatikan ibu-ibu itu. Membisu aku melihatnya. Ku tatap satu persatu anak-anaknya. Ada yang malu sepertiku, adapula yang hiper aktif. :’0
Aku kembali melihat ibuku. Ibuku menunjuk pada Ibu guru, memberi tahu aku pun harus mengikuti seperti anak yang lain. ‘aku malu ibu..!’ ingin ku teriakan itu. Tapi, aku tak ingin mengecewakan. Huh, akhirnya aku mengikuti apa yang Ibu guru lakukan.
Dan terusss- teeruuusss.. hingga akhirnya aku dan teman yang lain harud masuk ke dalam kelas. :c
Aku pun masuk kedalam kelas. Ibuku menunggu diluar bersama ibu-ibu yang lain. Mungkin sedang ngobrol. Mungkin ? dan aku pun memandangi teman-teman kelasku. Aku sibuk melihat teman-teman. Dan ternyata, Noni ? hah ? aku sekelas dengan Noni ? Noni tau gak yah aku sekelas dengannya ? mungkin belum ? gurupun memulai mengawali pertemuan pertama ini. Dan aku mulai asik mengikuti semua kegiatan di dalam kelas. ;]
* * * *
“Nah, sekarang kita istirahat dulu yaahh.. nanti kita main lagi..!” ucap Ibu guru semangat.
“Iyaaaa Ibuuuu Guuruuuuu..!!!!!!!!!!!” Serentak anak-anak menjawab. :D
Ibu guru pun keluar. Di susul anka-anak. Sebelum aku keluar, aku hampiri Noni yang duduknya tak jauh dari tempatku.
“Yuk kita istirahat ?” ajakku santai.
“Eh, Milaaa..? kok aku baru tahu ..?” Tanya nya Heran. :’?
“Iyaa.. tadi aku ngeliat kamu. Cuma aku malu buat datengin kamu. Jadi aku niatin pas istirahat aja aku datengin kamu.” Jawabku.
Dan akhirnya aku dan Noni keluar dari kelas untuk istirahat.
Asiiikk.. Ibu masih setia menunggu. Aku berlari menghampiri Ibu. Aku ceritakan semua yang ku alami tadi di depan kelas. Dan akupun menceritakan bahwa aku satu kelas dengan Noni. Yaahh.. Noni.. Noni.. heum.. Noni ..? Ya ampuuunn.. aku baru inget bahwa tadi aku mengajaknya istirahat bersama. Aku menghentikan kisah tadi. Ku lepaskan pandangan pada semua tempat. Mana Noni.. ? Terakhir kali dia disampingku. Aku terus mencari. Manaaa ..? ‘Itu dia ketemuuu..’ ucap batinku. Aku yang berada di samping Ibu pun meminta izin untuk bermain bersama Noni. Ibu membolehkan. Aku tinggalkan Ibu. Aku berlari menuju tempat bermain dimana ada Noni. Ayunan. Aku menuju ayunan. :)
“Eh, maaf ya tadi di tinggal..” ucapku mengkagetkan Noni yang bermain dengan teman lain.
“Iyaa..ya, gak apa-apa.” Jawabnya tenang. :)
* * * *
“Sekarang bersama-sama baca do’a” Ucap Ibu guru. Untungnya kelasku semua beragama islam. Jadi kami berdoa dengan hikmat. :)
Berdo’a selesai, kami bernyanyi sebelum pulang. Dan setelah selai bernyanyi. Kami PULAAAAANGGG..! heheheh.. Hari yang menyenangkan. Aku ajak Noni keluar kelas bersama. Ibuku terlihat lelah menunggu. Ku berikan senyumanku atas ucapan terima kasih telah menungguku. Aku dan Noni menghampiri Ibuku. Aku cium tangan tangan. Noni mengikuti. Ibu bertanya-tanya bagaimana tadi di dalam kelas. Kusambung cerita yang tadi belum ku selesaikan. Aku senang. Lalu ku pandang wajah Noni. Seperti yang lesu. Ku tanyakan keadaan dia. Dia menjawab tak apa-apa. Aku tak yakin dengan jawabannya. Aku yakin dia punya jawaban yang lain. Tapi dia tak ingin ada yang tahu.
“Ayo Mil, kita pulang. Sudah jam 11.30.” ajak ibu padaku.
“Iya buu.. eh eh eh.. Ibu Noni mana ?” Tanyaku.
“Ibuku lagi kerja. Ibuku kan dokter. Sibuk gitu deh..” Jawab Noni singkat. :|.
Tiba-Tiba..
“Neng Noni, hayu pulang.” Ajak seorang wanita. Tidak tua. Tidak muda. Sekitar 40-an umurnya. Badannya tak gemuk. Rambutnya panjang. Tapi tak lurus. Juga ga kerting.
“Tuh.. bi Eko. Aku pulang bareng Bi Eko. Daahh..” jelas Noni.
Sepintas mirip nama lelaki. tapi Bi Eko bukan lelaki. Dia yang mengurus Noni. Karna Ibunya sibuk di dokter gigi. Yah, aku mulai sadar mengapa Noni begitu suram.
Apakah dia ingin sepertiku dan Ibuku ? aku tak tahuu ??
“Milaa, Duluan yaaahh ..” teriak Noni.
“Oke Oke.. hati-hati yaa Noni ..!” balasku. :D
Ibuku menuju parkiran. Dan kembali dengan motornya. Tak kan ku beri tahu merknya . Biar di sensor aja ya. Aku pun pulang. Dan sempat melewati rumah Noni. Sepintas terfikir sesuatu. :”?
Lalu sampailah aku di depan rumah. Sebelum masuk pintu. Aku sempat bercakap-cakap dengan Ibu.
“Bu, besok aku pergi dan pulang bareng Noni ya. Jadi Ibu ga usah repot-repot antar pergi pulang Mila.” :)
“Hm.. boleh, berarti besok sebelum pergi jangan telat datangi rumah Noni. Atau sekarang janjian dulu sama Noni.” Pesan Ibu.
Aku seneng bias bersekolah. Tapi Hnadri.. dia merasa pintar. Dia ingin langsung masuk SD. Biarkan laahh.. bagaimana dia saja . :|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar